Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

PUBLIK METRO || MEDAN _ Polsek Medan Barat  di duga menangkap lepas seorang  pengedar narkoba jenis sabu berinisial  MF (26).  Tersangka MF yang diketahui beralamat di  Jalan Karya, Gang Sepakat, Karang berombak Kecamatan Medan Barat ini sebelumnya diamankan oleh tim TL Reskrim Polsek Medan Barat pada Selasa (19/1/ 2021). Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, oleh tim ditemukan barang bukti sabu-sabu yang sudah dikemas dalam plastik klip merah ukuran kecil, sejumlah  plastik klip merah kosong dan pipet yang sudah dibentuk  menyerupai sekop.


Tersangka MF sendiri  diringkus di sekitar rumahnya,  tepatnya di pinggiran Sungai Deli Jalan Karya Gang Sepakat, Medan.


Data yang berhasil dihimpun tim awak media, tersangka MF telah bebas dan pulang ke rumahnya pada Sabtu (23/1/ 2021). 

Sementara dari informasi yang di dapat awak media, MF dilepas setelah pihak  keluarga tersangka memberikan uang diduga sebesar 60 juta ke Polsek Medan Barat melalui  penyidik (Juper) berinisial Her.


Dan informasi lainnya, MF memang benar adalah seorang pengedar sabu yang dikenal  luas di seputaran Jalan Karya, Sei Agul, Medan.


Sementara saat di konfirmasi dengan Kapolsek Medan Barat Kompol Afdhal Junaidi, sangat disayangkan, karena Kapolsek berpangkat melati tersebut bungkam dan tidak menjawab saat di pertanyakan awak media ini melalui pesan elektronik whatsapp, Selasa (2/2/2021).


Begitu juga dengan, Iptu Prasetyo Tri Wibowo selaku Kanit Reskrim Polsek Medan Barat yang coba dikonfirmasi beberapa kali melalui nomor whatsapp miliknya, Selasa (2/2/2021) juga bungkam.


Miris,  sepertinya Kapolsek Medan Barat beserta jajaran tak mengindahkan atensi Kapoldasu yang menyebut  bahwa musuh negara itu adalah  peredaran gelap narkotika jenis sabu.


 Melihat kinerja Kapolsek Medan Barat yang diduga kuat telah melepaskan seorang pengedar barang haram ini, sang Kapolsek dan Kanit Reskrim  Medan Barat layak dievaluasi kembali Kinerjanya karena  bertentangan dengan atensi Kapolda Sumut. (BHD/Tim)

Leave A Reply